21 Juli

Kami sekeluarga Ke Bandara Soekarno Hatta terminal 3 dari rumah (karena umi ingin menemani orang traveling ke jepang bersama aku), sampai sekitar jam 10 di Bandara. Tiga puluh menit (kurang-lebih) berpamitan sama Adhifa, Ramziy (adek yang paling kecil) dan Abi. Setelah itu kami ( umi dan aku) ditinggal dan menunggu waktunya check-in di tempat  “keberangkatan”. Sekitar jam 12 kita mulai Check-in untuk masuk ke pesawatnya

 ( pesawat yg di naikin itu..Pesawat Royal Brunei??), sudah masuk kamicari tempat duduk di dalam pesawat agar bisa duduk. Sudah duduk  dan pesawat sudah di nyalakan mesinnya dan di layar tv kecil depan kita semua di setel do’a bepergian.

^^^^ Bentuk layar tv kecilnya atau monitor di setiap kursi….Terserahlah^^^^

Doanya sudah selesai pesawatnya sudah mulai jalan dan take-off. Saat pesawat sudah terbang di monitor pesawat disetel film ( aku engga tahu film apa tapi kayaknya film cina), kami juga diberi jatah makan di pesawat. Sampai di bandara Brunei sekitar jam 5 ( lima ) sore, kami mengisi immigration card untuk bisa masuk ke negaranya. Sudah mengisi dan kasih ke petugasnya kita cari-cari ATM terdekat di dalam bandaranya, ATM-nya sudah ketemu dan umi mengambil uang Brunei di ATM itu. Karena aku lupa mengingatkan umi kalau nilai mata uang Brunei itu 10,506, jadinya umi mengambil uang 500 Dolar Brunei (soalnya kirain umi itu sama dengan 500,000 rupiah tau-taunya 5,000,000. ;-; ). Umi sudah mengambil uang, kami jalan ke halte bus dekat Bandara untuk menunggu bus, disana bus mulai jalan dari jam 6 pagi sampa jam 6 sore. Kami turun dari bus di stadium bus, kami mampir dulu ke tempat pasar malam untuk mengisi waktu sebelum berangkat lagi ( ke Jepang karena di brunei cuma transit 7 jam ). Karena hari ini adalah ulang tahunnya si Sultan Brunei jadinya masyarakat di sana merayakan dengan…ehh mengadakan pasar malam dekat Masjid Umar Ali Saifuddien? ( nama kakeknya Sultan Brunei yg sekarang ) kami jajan-jajan dan sholat di sana sampai isya, umi memesan taksi di Brunei untuk balik ke Bandara Brunei ( karena kalau tidak, kami terlambat naik pesawat ke Bandara Narita, Jepang ). Taxinya sudah datang kami masuk ke taksinya dan umi bilang ke driver-nya kalau bisa mampir ke masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah dan Istana nurul iman ( tempat tinggal Sultan Brunei ). Kami foto-foto di sana

Foto di depan Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah
dan foto di depan gerbang Istana Nurul Iman ( karena engga boleh masuk )

Sudah foto-foto di masjid Jami asr Hassanil Bolkiah kami masuk ke taksi lagi ( drivernya di kursi depan ) dan jalan menuju Bandara Brunei. Sudah sampai umi bayar taksi, check-in dan naik ke pesawatnya untuk ke Jepang…yeeeeeey.

30 Juli 2019

Sekitar Jam 5 kami sudah berada di Bandara Narita untuk persiapan transit ke Brunei lagi ( sebelum balik ke Indonesia ). kami ( umi dan aku ) juga beli-beli beberapa souvenier di bandara itu untuk di rumah. Sudah waktunya masuk pesawat kita check-in dan cari tempat duduk kami di dalam pesawat Royal Brunei. Selama di pesawat aku bermain game dan menonton beberapa film di layar tv kecil. Setelah pesawat sudah landing kita mengisi IMMIGRATION CARD dan umi ingin melihat mall di kota Bandar Seri Begawan, Brunei ( karena kita belum kesana saat transit Brunei pertama sebelum berangkat ke Jepang ). Kami naik bus dan jalan ke “The Mall” ( yep…..itu nama mall-nya, the mall ), kami jalan-jalan dulu di sekitar mall-nya karena di pinggir-pinggir mall-nya itu banyak makanan atau souvenir. Setelah keliling di pinggir mall ( bukan ke semua tempat sih ) kami masuk ke dalam mall-nya. Selama di dalam mall lihat lihat dan makan pizza di sana

umi beli-beli sesuatu di EGO

, umi belanja-belanja untuk oleh-oleh dan keliling dalam mall. Sudah jam 9, umi memesan taksi untuk balik ke Bandara. Taksi sudah datang kami masuk dan duduk di dalam taksinya dan mulai berangkat, umi ditawarin sama drivernya kalau mau ke pasar malam. Umi mau jadi kita berhenti sebentar di depan dan umi membeli beberapa cemilan untuk nanti di Bandara Brunei,

umi sudah berbelanja kami melanjutkan perjalananya sampai ke bandara. Sudah sampai di bandara umi bayar taksi, kami masuk ke bandara

dan aku sholat maghrib dan isya di jama’. Setelah itu kami makan cemilan yang umi tadi beli di pasar malam

Bakso

( yaitu bakso dan sirup? ) dan check-in untuk masuk ke pesawat, kami di pesawat tidur saja (;-;). kami sudah sampai di Indonesia

keluar dari pesawat dan dijemput sama Abi di depan Bandara SOETTA terminal 3.

Hal yang menarik di Brunei menurut aku adalah: Kota dan Bangunan disana kelihatannya seperti kampung tapi lebih modern ( kecuali Masjid dan Istananya ), tapi padahal negaranya itu ada di urutan ke-5 negara terkaya di Bumi ini ( dalam pendapatan ). Kenapa yak??🤔🤔🤔

Mungkin karena penduduk di sana tidak silau dengan kemewahan dunia, kata umi… hehehe

Leave a Reply