Saat aku masih kecil, Kakakku (Abang Askar) dan Adeku (Kakak Dhifa) sudah pernah naik pesawat. Malahan Adeku Ramziy yang umurnya 2 tahun udah lebih dari dua kali, tapi kalau aku… Yaahh, belom D:

Tapi di bulan Maret tahun 2018, Abi belikan tiket ke Singapura untuk aku sehingga aku bisa ikut bersama Umi dan kliennya yang mau terbang ke Singapura pakai pesawat. Perasaan aku saat di sana itu, senang dan juga sedih. Perasaan aku saat naik pesawat itu SENANG, HAPPY, うれしい, seneng, MEMNUN (ok ini kebanyakan udah tau aku pake mbah google untuk translate), saat aku ke merlion park. Disana aku foto-foto sama Umi di depan patung merlionnya. Disana panas banget jadi aku beli es-krim.

Dan perasaan sedihnya adalah… , Aku tidak masuk ke Universal Studio );, Umi juga engga masuk sih karena Umi itu tour leader/tour guide. Aku sabar aja sih (walaupun sempet nangis-nangis :P) jadi gantinya muter muter dari Sentosa Island (tempat Universal Studio itu) ke Harbour Front/Vivo City mall. Aku sampai ditawarin sama Umi untuk melihat Legoland di depan gerbangnya, tapi sayangnya Legoland itu jauuh, ada di tengah Malaysia dan Singapura.

Aku pulang dari Singapura 22 Maret 2018 (4 hari di Singapura). Orang-orang di negara Singapura yang aku lihat kadang-kadang pakaiannya yaah..Umm..Hmmm gitu lah (mungkin Indonesia gitu juga sih…)

Pulau/Negara Singapura itu kecil sampai kata orangtuaku besarnya kayak kota Jakarta di Indonesia.

Manfaat aku jalan jalan ke Singapura adalah aku dapat pengalaman baru, bisa melihat orang lain/asing di negara lain dan kemajuannya.

Leave a Reply