Sekitar akhir Oktober, sekilas lihat di WAG ITLA ada penawaran program Tutorial Field Trip ke Eropa di bulan Januari 2020. Lirik nominalnya, sudah all in include, selama 14 hari, di tambah di temani coach berpengalaman dan mumpuni di jalur per-TL-an Eropa, bakal ada banyak ilmu guiding betebaran yang bisa jadi referensi penambah wawasan dan skill, ke beberapa negara Eropa Barat, nampaknya ramah di kantong : 21 jutaan. Ku ajukan proposal ke pak suami, dan restu pun berpihak pada ku : setor DP tanggal 14 November sejumlah 2,5 juta.

Kemudian menunggu lama untuk info selanjutnya apa yang harus dikerjakan. Coach nya Pak Herry Marhono masih tugas di belahan bumi Amerika. Satu satunya penguat informasi dari Mba Atmi sekretaris ITLA. Sempat tanya tanya dokumen apa saja yang diperlukan untuk pengurusan visa ke eropa. Datang info dari Pak Herry kalau dengan itinerary yang akan kami jalani kelak, harus bikin visa schengen nya di Italy. Akhirnya di bulan Desember datang lah beberapa kiriman dokumen via WA dari Mba Atmi, untuk pengurusan visa : surat rekomendasi dari ITLA, bookingan tiket pesawat, bookingan hotel, itinerary, room list. Tinggal dokumen pribadi untuk melengkapi persyaratan : FC KTP, FC KK, FC semua Paspor yang pernah dimiliki berikut visa visanya, Rekening bank 3 bulan terakhir dengan nominal minimal 60 juta,

FC buku nikah, foto diri khas visa schengen dan tentu saja PASPOR ASLI.

Berjodohlah pengurusan visa schengen italy ku ini dengan Mas Heru staff dari ASTRAV Tour. Dokumen yang ku tuliskan di paragraf atas itu sudah ku kirim via WA, dan aku dapat jadwal appointment untuk datang ke VFS italy di Kuningan. Pagi bener euy !

Semua dokumen akhirnya di minta untuk di print, kecuali asuransi, yang sudah diuruskan oleh Mas Heru. Ku kirim ke alamat kantor Mas Heru.

tulisan toge goreng, di goreng dadakan, anget anget bulet 500 an

Setelah dokumen terkirim, sejumlah dana pun tertagihkan : 2.379.000 untuk visa dan asuransinya. 11 Desember ku transfer ke kantornya Mas Heru.

12 Desember, pagi pagi datanglah aku ke Kuningan City. Masih sepi, kantornya belum buka.

Tapi sudah ada beberapa orang yang juga sedang menunggu kantor VFS buka. Sempat kenalan dan ngobrol ngobrol. Dan kita berdiri di antrian pertama, kedua, ketiga, tepat di depan pintu kantor, berharap segera di buka.

Akhirnya pintu di buka, kami boleh masuk dalam antrian, menuju ke negara tujuan masing masing. Aku dapat nomor 4 ! ternyata ada yg sudah titip nomor token kali yaaaa…..

Begitu masuk ke dalam, terhampar lah foto foto indah destinasi wisata di Italy. Mamamiaa, Kirei Desu nee !

Beberapa foto di dinding VFS italy itu insya allaah juga akan kami kunjungi dalam field trip kelak. aamiin

Mba petugasnya ramah, memanggil ku. Nomor antrian awal, jadi langsung mau di proses. Ku sampaikan kalau aku menunggu agen visa ku, rupanya sudah di kenal dari astrav tour, langganan mengurus visa schengen eropa. Jadi aku dipersilakan menunggu, karena semua dokumen ku sudah dengan Mas Heru.

Tak lama, Mas Heru datang. Menghadap Mba petugasnya, dan fotoku di cek ulang, kurang sesuai dengan peraturan karena wajah belum tampak 80%. Maka foto ulang di studio situ, bayar 40ribu ! mending lain kali foto di tempat aja deh yeee…

duuh, tuh muka melembung beneeer yaaak… pipi apa balon?

Lalu, asuransi ku yang ku beli via Mas Heru juga di submit kan.

Kemudian, di minta juga dokumen bukti organisasi ITLA, dan alhamdulillaah Mba Atmi sigap dan amat membantu. Langsung di kirim ke email ku, komplit semuanya :

Dan selesailah proses pengajuan itu. Form visa nya sudah di isi oleh Mas Heru, mencantumkan data diri termasuk nama keluarga yang tidak serumah, berikut nomor telponnya. Penantian hingga visa nya tertempel di paspor, sekitar 14 hari kerja. Namun paspornya tiba di tanganku kembali, tambah 7 hari lagi. So, Januari awal baru ku terima lagi paspor ku, yang sudah ada visa schengen italy nya.

Dan 7 Januari tadi, sudah ku kirim dana pelunasan biaya ikut tutorial field trip ke Eropa ini. insya allaah, 10 Januari jam 14 kami semua berkumpul di soetta terminal 3. Eh, tau gaa.. WAG nya masih terkunci hanya admin Pak Herry saja yang bisa kirim kirim pesan, hehehehe. Beliau sudah menyapa dan memberikan HYPD ( Hal Yang Perlu Diperhatikan ). Waah, kami semua sungguh menanti bagaimana yaa perjalanan para tour leader ini…..

Leave a Reply