By Dede Kurniawan

Bismillah…

Alhamdulillah, awal tahun 2017 adalah tahun yang membahagiakan bagi saya, separuh cita2 saya terkabulkan untuk mengunjungi Baitullah di Mekah al Mukarromah dan Masjid Nabawi di Madinah Al Munawarroh melalui perjalanan umroh group. Saya berdoa selama berada di kedua masjid tersebut, agar dikabulkan separuh cita2 saya yang lain, yaitu disempatkan menunaikan rukun Islam yang ke-5, ibadah haji, bersama anak istri dan sanak saudara.

Rezeki umrah ini benar2 diluar dari dugaan saya, walau saya berdoa siang malam agar wilayah di luar Indonesia yang saya kunjungi pertama kali adalah negeri dimana Rosulullah Salallahu Alaihi Wassalam diturunkan, Saudi Arabia.

Kejadian itu berawal dari kehebohan di kantor, setelah saya cari tahu, ternyata diakibatkan oleh promo Garuda Miles, untuk setiap pembelian tiket perjalanan dengan menggunakan Garuda Miles ada diskon 90%. Garuda miles adalah program reward dari Garuda, untuk setiap penerbangan yang kita lakukan akan mendapatkan point reward berupa miles, point miles yang kita akumulasikan dapat ditukar dengan barang atau tiket penerbangan gratis. Garuda miles juga bisa digabungkan dgn poin miles yang didapat dari maskapai penerbangan lain yang tergabung dalam group SkyTeam (googling sendiri ya membernya siapa aja). Info lebih lengkap cek disini ya

Waktu itu saya tidak berfikir untuk perjalanan Umroh, karena butuh planning seperti kapan berangkat, ngurus visa, mencari agen dll. Beda dengan klo mau jalan2 ke negara lain seperti Jepang dan lainnya, tinggal pesan tiket, siapin koper trus cuss langsung berangkat.

Tapi Alloh SWT punya rencana sendiri buat saya. Ketika saya sampai di counter penukaran miles, seluruh tiket ke LN sudah habis! Tiba-tiba teman saya yang ikut mengantri menyarankan ikut umroh, ikut groupnya yang sudah lama melakukan planning & menentukan beberapa alternatif jadwal perjalanan umroh. Setelah mencocokan jadwal & tiket yang tersedia, kami akhirnya mendapatkan tiket Jakarta-Jeddah PP dengan hanya menukarkan 8.000 Miles dari yang seharusnya 80.000! saya tidak terbayang sampai kapan saya mengumpulkan miles segitu banyak, untung ada promo 90%, jadi tiket tersebut bisa ditebus dengan miles yang saya kumpulkan sejak 2-3 tahun lalu dari perjalanan2 dinas kantor.

Setelah tiket ditangan, kami segera mendaftar ke agen perjalanan umrah, bergabung bersama  group Umrah Backpacker lain yang sudah lebih dulu mendaftar yang akan berangkat pada 14-21 Februari 2017. Selain kami, ternyata peserta dalam group tersebut kebanyakan adalah para traveller yg sudah biasa ke LN dengan berburu tiket murah, termasuk tiket Jakarta-Jedah yang mereka dapatkan melalui promo Malaysia Airlines dengan hanya 3jt an saja.

Karena kami adalah Umroh Backpacker, maka pihak agency hanya menyediakan fasilitas akomodasi di tujuan & seorang mutowif, sisanya kami sendiri yg harus menyiapkan, termasuk pemimpin rombongan. Akhirnya kami pilih seorang expert traveller diantara kami, mas Eko, yg sudah terbiasa bawa trip group mandiri.

Umrah dengan Menggunakan Garuda Miles adalah pilihan terbaik kami untuk biaya super hemat

Kami berangkat sendiri2 ke Bandara Soeta & karena penerbangan kami (saya, mas Rafi & Istrinya) berbeda dengan rombongan lainnya, kami baru bertemu rombongan lain ketika di Bandara King Abdul Aziz, Jedah. Kami tiba duluan di Jeddah, dan mendapatkan sedikit masalah setelah melewati pemeriksaan password & berjalan ke loby bandara untuk berkumpul dengan anggota rombongan lain, karena kami terlihat berjalan bertiga, tanpa ketua rombongan, kami dicegat oleh seorang petugas bandara & menanyakan siapa ketua rombongan & penjamin kami yang ternyata tertera di visa kami. Akhirnya pihak bandara mengontak penjamin tersebut. Setelah menunggu beberapa saat penjamin itu datang & membantu kami bertemu dengan penjemput kami untuk mengantar ke tujuan berikutnya, Madinah. Ternyata rombongan lain yang berangkat dengan MA belum tiba, jadi kami harus menunggu dulu. setelah menunggu cukup lama, akhirnya kami semua dapat berkumpul dan melanjutkan perjalanan ke Madinah.

Jarak dari Jeddah ke Madinah kira2 419 KM yang ditempuh dalam waktu 4 jam-an dengan menggunakan private bus yang disiapkan pihak travel, kami sempat berhenti di rest area bersama dengan rombongan lain, mungkin karena sudah tengah malam atau kondisi kami yang masih jet-leg, kami terlelap dalam perjalan panjang menyusuri padang pasir hingga tiba di Hotel Madinah.

Suasana Bandara Jeddah pada tengah malam ketika kami tiba

Di Madinah saya menghabiskan waktu di Masjid Nabawi, entah kenapa kaki dan hati ini sangat ringan untuk berjalan 200-300 meter dari Hotel ke Masjid Nabawi walau udara pagi sangat dingin.

Masjid Nabawi

Selama di dua kota suci tersebut, selain melaksanakan ibadah umroh, kami melakukan trip2 singkat ke beberapa lokasi bersejarah peninggalan masa ke-Rosul-an. Intinya kami sangat puas dengan pelayanan Travel agent & Mutowif-nya. Jadi walaupun biaya umroh kami sangat hemat (6-7 juta saja) tapi kami dapat merasakan semua fasilitas & itenn full selama melaksanakan ibadah Umrah, bisa dibilang planning Umrah semi backpacker ini adalah pilihan terbaik bagi teman2 yang ingin merasakan ibadah umrah dengan sempurna tapi dengan biaya yang super hemat.

Mengambil ihram pertama di Bir Ali

Leave a Reply