#PrivateTRIP, only 5 hijaber moms @Spring 2016
Persiapan :
Mempelajari peta, obyek yang akan dikunjungi, memperkirakan budget
#JRpass for 7 days
#KyuushuuIsland
#BudgetTravelers
#FriendsInvitation
#RizqumMinAllaah, Alhamdulillaah ..
Rencana mau sampai Hokkaido, tetapi karena waktu jualah yang terbatas, tidak kesampaian
Ready to go :
#ANA, all nippon airways, promotion tickets ( pembulatan 7 juta PP )
#JRpass, Japan Rail Pass for 7days, 29000 yen ( beruntung dapat yang 113rupiah per 1 yen, krn esoknya sudah di angka 119rupiah. meski bayarnya di DP dulu, syukurlah bisa tetap pakai harga yen yg 113rupiah )
#OnlineCheckIn
#PregnantTravelers, surat dokter, pin and badge, vitamins and olive oil
Itinerary :
Day 1,
Tiba di Narita jam 3 an sore, penuh antrian #PeakSeason #SakuraTime. Menuju ke JR office untuk menukar JR pass dengan kartu sakti yang cukup tunjukkan di setiap stasiun JR yang dilewati, kita bisa melenggang tanpa bayar lagi naik kereta, baik local trains or shinkansen.
Minta peta jalur kereta di Tokyo, dan badge ibu hamil.
Naik narita express 40menit ( local trains biasa 2jam ) menuju Shinagawa station, transfer kereta Yamanote Line menuju Meguro station.
Bertemu ibu Kazuko Yamauchi, Nihongo partner The Japan Foundation Gelombang 1, di Meguro Station.
Naik bus 02 turun di Moto keibajou, bermalam di rumah keluarga Pak Iman / Bu Ajeng yang super baik hati dengan penyambutan yg hangat. Kamar khusus untuk musafir sudah disiapkan, khas Japanese Room. Jazakillaah khoir katsir, thx a million mba ajeng dan keluarga ![]()

Day 2,
Bangun di subuh hari ala Meguro. Sholat, sarapan, menyiapkan perbekalan termasuk lunch box dan minuman hangat. Morning briefing – meeting discussion sebelum berangkat menembus dinginnya pagi.
Jaket tebal membalut badan. Musim Semi yang dingiin. Someiyoshino Sakura yang terkenal itu belum mekar semua di Tokyo. Jalan kaki menuju bus dengan menggendong tas punggung membuat suhu badan lebih hangat. Destinasi hari ini ke ShirakawaGO, jauh di Prefektur Gifu, Jepang Tengah.
Naik bus 01 menuju Meguro Station, bayar 210 yen.
Dari Meguro station ke Shinagawa station naik Yamanote Line, pakai JR pass.
Dari Shinagawa station ke Nagoya Station naik Shinkansen, kurleb 2 jam, pakai JR pass.
Dari Nagoya station ke Takayama station, kurleb 4 jam, naik LTD express, pakai JR pass.
Dari Takayama station ke ShirakawaGO naik bus, kurleb 2-3jam, beli tiket 4400yen PP
Sepanjang perjalanan kanan kiri masih ada sisa salju, bahkan ditemani dengan turunnya salju rerintikan. Sungai yg mengalir bersih dan jernih, keluar masuk terowongan, bukit yang indah, mewarnai perjalanan dengan bus yang nyaman bisa sambil nikmati lunch box dan teh hangat bekal dari rumah.

ShirakawaGO merupakan historical village, berupa rumah gassho yang dilestarikan sebagai warisan dunia ( world heritage ), disini kami belajar salah satu sejarah masyarakat jepang zaman dulu, dengan kisah samurai dan shinobi nya.
Tidak lama bermain di komplek ShirakawaGO ini, karena mengejar bus sore terakhir yang akan mengantarkan kami kembali ke Takayama station.
Rute pulang sama dengan rute berangkat. Ditengah lelahnya naik turun kendaraan, berkejaran dengan jadwal kereta dan serunya mencari platform, canda tawa menghiasi malam kepulangan kami. Ketemu *aceng*, *acong*, *ahong*, petugas dan cowok sipit yg luculucu.. asal jangan nama ahok yg kita pakai utk jadi bahan becandaan, bisa bisa ga bole masuk DKI jakarta.. hahaha
Perjalanan yg asli bikin asah otak itu ditutup dengan makan malam soba hangat di Shinagawa station. lalu terlelap tidur di Meguro, Japanese room yg disediakan keluarga pak iman untuk kami.
Day 3,
Meguro, Kyoto, Miyazaki, Kibana
kembali mengejar jadwal, dan hari ke 3 ini lebih putar otak dan uji nyali.. akhirnya, berhasil juga tiba di tanah kyuushuu ! dengan keseruan yang mendebarkan…

Pagi pagi sudah meninggalkan Meguro menuju Shinagawa station untuk naik shinkansen ke Kyoto. Sampai stasiun kyoto, naik bus ke kuil emas dan berfoto di sana. Lalu kembali ke stasiun kyoto, berjumpa dengan Shoko Chikuma, Nihongo Partner selama 9 bulan di SMK 57 tempat ku mengajar. Turun di Shin Osaka station, naik shinkansen menuju Miyazaki, lanjut bus malam menuju Kibana. Tengah malam kami di jemput di terminal bus nya oleh Pak Asep teman bu Rina. Bermalam di Kibana.

Day 4, Nagasaki Huis Ten Bosch
melihat bunga tulip dan aneka rumah gaya eropa

Day 5, Taman Sakura di Aya Park ber-Hanami dengan komunitas muslim di Miyazaki
lalu ke Nichinan dekat pantai Laut Jepang
Day 6, Kembali ke Tokyo, naik kereta ekspress dan shinkansen
Day 7, kembali ke Indonesia 🙂

*&ink*
Ayo mommies kita ngebolang bareng … kami tunggu di sini :
